HIKMAH WAKAF AL-QUR’AN

Wakaf al-qur’an merupakan amalan yang pahalanya terus mengalir meskipun pewakaf sudah meninggal dunia , wakaf termasuk kedalam amal jariyah atau amalan yang tidak putus pahalanya bagi orang yang beramal mewakafkan harta benda nya di jalan Allah SWT. 

 

Sebar Wakaf Quran Banten

 

Al-qur’an merupan mukzijat yang di miliki oleh Nabi Muhammad SAW yang hingga saat ini masih ada. Al-qur’an memiliki keutamaan  bagi pembacanya juga bagi pewakaf al-qur’an. Rosullullah SAW bersabda  yang artinya ; 

 

“Jika manusia mati, terputuslah amalnya kecuali 3 : sedekah jariyah, ilmu yang di manfaatkan, atau anak sholeh yang mendoakannya.” (HR.Muslim, Abu Dawud, Al-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ahmad). 

 

Lafadz shadaqoh jariyah dalam hadist ini sifatnya umum mencakup segala sedekah yang manfaat terus berjalan seperti wakaf, wasiat, sedekah, dll. 

 

Adapun hikmah wakaf al-qur’an sebagai berikut : 

  • Menebar Kalamullah, membumikan al-qur’an  
  • Membantu mengurangi beban susah fakir miskin serta anak yatim 
  • Demi kebaikan islam  
  • Memberikan pahala yang mengalir terus menerus meskipun orang yang beramal sholeh telah wafat 
  • Mengajak muslim untuk berlomba-lomba  di dalam kebaikan (fastabikul khairat) 
  • Sebagai pembuka jalan beribadah kepada Allah SWT    

 

       Di samping itu juga ada beberapa dalil yang secara khusus berkenaan dengan wakaf .Di antaranya adalah hadist dari Abu Ummar yang  berkata, yang artinya ; 

 

Ummar bin al-Khathab r.a pernah mendapatkan (harta rampasan perang berupa) tanah di negeri khaibar. Kemudian dia datang kepada Rosulullah SAW untuk meminta pendapat beliau tentang harta tersebut. Ummar bertanya : “wahai Rosull aku mendapatkan harta rampasan perang yang belum pernah aku dapatkan Yang lebih berharga dari pada tanah di negeri khaibar ini. Apa yang engkau perintahkan kepadaku dalam perkara ini ?”Nabi SAW bersabda : “Kalau engkau mau, englau wakafkan tanah itu, dan engkau sedekahkan (manfaatkan, kegunaan) tanah itu” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). 

 

Dalam hadist lain, Rosullullah SAW bersabda yang artinya : “ Sesungguhnya di antara perbuatan dan kebaikan-kebaikan yang akan mengikuti seorang mukmin setelah kematianya adalah ilmu yang di ajarkannya, anak sholeh yang di tinggalkannya, mushaf yang di wariskannya, masjid yang di dirikannya, rumah yang di dirikannya untuk ibnu sabil, sungai yang di alirkannya, atau sedekah yang di keluarkan dari hartanya sewaktu sehatnya dan hidupnya, semuanya akan mengikutinya setelah kematiannya (HR. Ibnu Majah). 

 

Menyebar luaskan ilmu pengetahuan yang bemanfaat baik pendidikan formal maupu non-formal, misalkan diskusi, ceramah, dakwah, termasuk amalan berupa tulisan buku yang berguna dan mempublikasikannya.. Mendidik anak hingga menjadi anak sholeh/sholehah, merka akan senantiasa beramal kebajikan di dunia. Dalam hadist di jelaskan kebaikan yang di lakukan oleh anak sholeh pahala nya terus mengalir hingga sampai kepada orang tua yang mendidiknya meskipun keduanya telah wafat dengan tanpa mengurangi bobot pahala yang di terima oleh orang yang beramal (anak). Mewariskan mushaf (al-qur’an dan buku agama) kepada orang-orang yang dapat memanfaatkannya untuk kebaikan diri, keluarga dan masyarakat.